Pendidikan

Hari Pertama Ujian Sekolah di Spentiga Angkona Berjalan Lancar

UPT SMP NEGERI 3 ANGKONA
2026-05-05

Angkona, 5 Mei 2026 — Pelaksanaan hari pertama Ujian Sekolah di UPT SMP Negeri 3 Angkona berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 104 peserta didik yang tampak antusias dan siap mengikuti ujian sebagai bagian dari evaluasi akhir pembelajaran mereka.

Dalam pelaksanaannya, sekolah menerapkan metode Computer Based Test (CBT) dengan memanfaatkan jaringan Local Area Network (LAN) yang dibangun secara mandiri oleh pihak sekolah. Selain itu, sekolah juga telah memiliki server sendiri yang berfungsi untuk mengelola sistem ujian secara terpusat, sehingga pelaksanaan dapat berjalan lebih efektif dan minim kendala teknis.

Sebagian besar peserta didik mengikuti ujian menggunakan perangkat HP berbasis Android. Sementara itu, bagi peserta didik yang tidak memiliki perangkat HP, pihak sekolah telah menyediakan fasilitas laboratorium komputer agar seluruh peserta didik tetap dapat mengikuti ujian tanpa hambatan.

Keunggulan dari sistem ini adalah peserta didik tidak perlu menggunakan kuota internet pribadi, karena seluruh akses dilakukan melalui jaringan LAN sekolah. Hal ini tentu sangat membantu dan meringankan beban orang tua, terutama dalam hal pengeluaran tambahan selama masa ujian.

Kepala UPT SMP Negeri 3 Angkona, Bapak Yance Rahman, S.Pd menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ujian di hari pertama. Ia berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti ujian dengan baik hingga selesai.

"Puji Tuhan, hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti, semoga sampai hari terakhir ujian tidak ada kendala. Kami berharap anak-anak tetap fokus, jujur, dan menjaga integritas selama ujian berlangsung. Sistem CBT berbasis jaringan lokal ini juga menjadi upaya sekolah untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa membebani orang tua," ujarnya.

Sementara itu, proktor ujian, Muh. Syawal, menjelaskan bahwa kesiapan teknis telah dipersiapkan secara maksimal sebelum pelaksanaan.

"Kami sudah melakukan berbagai uji coba sistem, mulai dari server, jaringan LAN serta pengecekan soal oleh guru. Dengan sistem ini, akses lebih stabil karena tidak bergantung pada internet luar. Sejauh ini, pelaksanaan berjalan sesuai harapan," jelasnya.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa metode CBT berbasis server lokal ini telah diterapkan secara konsisten sejak tahun 2018 dan terus dikembangkan untuk mendukung kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan.

?Editor : Admin Ho